Perempuan Batak Toba sebagai Subjek dalam Missio Dei: Kritik Teologi Feminis Elisabeth Schüssler Fiorenza terhadap Budaya Patriarki

Authors

  • Grace Yulia Manurung Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP Author

Keywords:

Imago Dei, Missio Dei, patriarki, perempuan Batak Toba, teologi feminis

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi perempuan Batak Toba sebagai subjek dalam Missio Dei melalui perspektif teologi feminis Elisabeth Schüssler Fiorenza. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang menganalisis literatur teologi, budaya Batak Toba, dan pemikiran feminis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki dalam sistem patrilineal Batak Toba masih membatasi partisipasi perempuan dalam keluarga, adat, dan gereja, meskipun mereka memiliki martabat yang setara sebagai Imago Dei. Melalui hermeneutik kecurigaan, Fiorenza mengkritik tafsir dan praktik yang melanggengkan dominasi patriarki serta mendorong pembacaan yang membebaskan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan Batak Toba memiliki panggilan dan kapasitas sebagai subjek aktif dalam Missio Dei, sehingga diperlukan transformasi teologis dan eklesiologis untuk mewujudkan kesetaraan dan partisipasi mereka dalam kehidupan bergereja.

Published

2026-08-07