Keluarga Sebagai Basis Misi: Reorientasi Pengajaran Iman di Tengah Tantangan Postmodernitas

Penulis

  • Pebriyan Simanungkalit Sekolah Tinggi Guru Huria HKBP Penulis

Kata Kunci:

keluarga, misi, pengajaran iman, postmodernitas, pendidikan Kristen

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pengajaran iman dalam keluarga di era postmodern yang ditandai dengan pergeseran peran keluarga sebagai pusat pembentukan iman. Banyak keluarga cenderung menyerahkan tanggung jawab pendidikan iman kepada gereja dan lembaga pendidikan formal, sementara pengaruh relativisme, pluralisme, individualisme, serta dominasi media digital semakin melemahkan fungsi spiritual keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga sebagai basis misi serta merumuskan model reorientasi pengajaran iman yang relevan dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis berbagai literatur teologi, pendidikan iman, dan jurnal ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran strategis sebagai komunitas iman pertama yang harus dihidupkan kembali sebagai subjek aktif dalam misi Allah. Reorientasi pengajaran iman perlu dilakukan melalui pendekatan relasional, dialogis, digital-integratif, dan berbasis praktik hidup. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membangun spiritualitas generasi serta perlunya kolaborasi antara keluarga, gereja, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat pengajaran iman yang kontekstual dan transformatif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-07